Terapi Live stemcell  (Terapi Sel Induk Hidup), apakah, dan bagaimanakah prosesnya?

Apa itu Terapi Live Stem Cell (Terapi Sel Induk Hidup)?

Terapi Live Stem Cell merupakan satu satunya proses terapi di dunia yang telah terbukti aman dan efektif untuk memperlambat proses penuaan dini dan membantu memulihkan kesehatan, vitalitas, dan kekuatan fisik seseorang secara dramatis

Terapi Live Stem Cell menggunakan teori dasar: “Jantung menyembuhkan Jantung, Paru-paru menyembuhkan Paru-paru, Limpa menyembuhkan Limpa, Yang serupa menyembuhkan yang Serupa”

Teori ini dikemukakan oleh Paracelsus, seorang dokter di abad 16. Namun sebenarnya terapi Sel Induk Hidup telah digunakan oleh hampir setiap budaya dan peradaban sejak awal adanya umat manusia; yang diturunkan dari satu generasi ke generasi berikutnya.

Paracelsus dan banyak pakar kesehatan lain yang terdahulu percaya bahwa cara terbaik untuk menyembuhkan penyakit adalah menggunakan jaringan hidup untuk membangun kembali dan merevitalisasi jaringan yang sakit. Hal ini dibuktikan melalui beberapa catatan sejarah. Contohnya: Achiles dari Yunani kuno mengkonsumsi sumsum tulang singa untuk meningkatkan kekuatannya. Dokumen sejarah Papirus yang digali di Thailand, sekitar 100 tahun sebelum masehi, menyarankan penggunaan plasenta untuk peremajaan.

Terapi Live Stem Cell berlaku seperti transplantasi organ dan benar-benar membuat sel – sel tua “bertindak lebih muda”.

Terapi Live Stem Cell memiliki efek jangka panjang, karena merangsang penyembuhan dan merevitalisasi kekuatan tubuh sendiri.

Terapi Live Stem Cell efektif untuk kondisi – kondisi berikut ini: hilangnya vitalitas, kelelahan pada jiwa dan fisik, pemulihan setelah sakit, penuaan dini, kemerosotan kinerja otak, jantung, ginjal, paru – paru, hati, dan organ – organ pencernaan, kurangnya dorongan dan penurunan efisiensi mental, lemahnya sistem kekebalan tubuh, radang sendi dan penyakit – penyakit degeneratif jaringan – jaringan penghubung, menurunya fungsi kelenjar Endokrin, gangguan – gangguan menopause, parkinson, migren, sakit kepala, nyeri otot, sakit punggung, nyeri pinggang, radang pada pembuluh darah pada otak, jantung dan sirkulasi peredaran darah.

Silahkan tonton video berikut ini.

https://www.youtube.com/watch?v=UjYS0vGX1uY

source : net.news

Untuk membaca kembali artikel sebelumnya, klik disini

Leave a Reply

Your email address will not be published.