6 jenis buah anti oksidan tinggi untuk mencegah kulit keriput bagi pria dan wanita aktif

Banyak orang yang mengatakan untuk cantik itu mahal atau cantik itu sakit, namun banyak cara sederhana murah dan menyenangkan yang bisa dilakukan untuk mendapatkan kulit yang sehat terawat.

Mengatasi kulit kendur misalnya, bisa dilakukan dengan mengkonsumsi buah anti oksidan tinggi untuk mencegah kulit keriput,  yang membantu mengencangkan kulit.

Kandungan yang ada di dalam buah anti oksidan tinggi dapat meningkatkan elastisitas pada kulit dan mengurangi tanda-tanda penuaan seperti garis halus dan warna kulit yang tidak merata.

Beberapa buah-buahan yang mengandung anti oksidan tinggi untuk mencegah kulit keriput, yaitu :

1  Alpukat

Bila mendengar kata alpukat, pasti langsung terbayang jus buah-buahan yang berwarna hijau segar yang sedap diminum dingin pada siang hari terik. Buah alpukat memang mempunyai rasa yang enak. Tetapi ada sebagian orang yang takut mengonsumsinya karena beranggapan buah ini bisa menyebabkan gemuk. Hal ini karena buah alpukat mengandung lemak. Padahal buah alpukat mempunyai manfaat yang besar bagi kesehatan.

Kandungan kalium dan mineral yang tinggi dalam alpukat sangat bermanfaat mengembalikan elastisitas kulit sehingga tidak mudah terbentuk keriput di wajah. Kebiasaan merokok menjadi salah satu penyebab kulit keriput di usia muda dan cara mengatasi kulit keriput secara alami bisa membantu mengatasinya.

2. Berry

Untuk buah yang satu ini, memiliki semua manfaat untuk tubuh, antara lain :  Meningkatkan daya tahan tubuh, menurunkan lemak berlebih, melancarkan pencernaan, mencegah serangan jantung dan melawan kanker

Blueberry diketahui mengandung antioksidan yang lebih banyak dibandingkan dengan buah segar lainnya. …

Contohnya saja Goji Berry.  Buah yang satu ini sudah masuk ke dalam rutinitas kecantikan milik para bangsawan dinasti kerajaan Cina kerap mengkonsumsi goji berries dalam bentuk teh untuk menjaga agar kulit tetap bersih, terawat, awet muda, dan sekaligus menghilangkan letih.

Selain antioksidan, goji berries mengandung vitamin C, mineral, amino acids, carotenoids, dan polysaccharides yang semuanya merupakan bahan penting untuk mendukung produksi kolagen yang menjaga kulit agar tetap elastis.

Dengan kandungan antioksidan yang tinggi, produk yang terbuat dari ekstrak goji berry juga mampu melawan radikal bebas yang berbahaya untuk kulit.

3. Buah naga

Naga merah  memiliki  kandungan vitamin E dan beta karoten  yang bermanfaat dan berfungsi untuk melawan pertumbuhan radikal bebas  yang dapat menyebabkan penuaan dini pada kulit wajah. Cara menggunakannya sebagai berikut:
  • Ambil buah naga merah kupas kulit buah naganya .
  • Lalu blender dengan di beri tambahan ½ gelas air putih sampai halus.
  • bisa tambah  1 sendok yoghurt lalu aduk-aduk sampai tercampur merata.
  • Lalu cuci muka terlebih dahulu sebelum menggunakannya untuk kulit wajah
  • Setelah siap oleskan ke seluruh kulit wajah dan leher
  • Tunggu sampai 30 menit supaya ekstrak buah naga  meresap ke kulit .
  • Setelah selesai bersihkan dengan air hangat, agar kulit wajah tampak cerah bisa menggunakannya olahan buah naga ini seminggu sekali.

4. Nenas

Nenas buah yang mudah ditemukan dan harganya pun relatif murah. Jangan ragu untuk membeli dan mengonsumsi nanas karena buah ini memiliki manfaat untuk kecantikan dan kesehatan tubuh kita.

Nanas kaya akan mineral, vitamin C dan bromelain yang bagus untuk melawan jerawat.

Untuk mengatasi masalah kulit, kita bisa membuat jus nanas, tambahkan pada smoothies atau memakannya langsung. Bisa juga mengusap wajah dengan buah nanas. Biarkan cairannya meresap ke dalam kulit untuk beberapa menit, lalu basuh dengan air hangat. Ulangi dua hingga tiga kali dalam seminggu.

5.Anggur

Rasanya yang nikmat membuat buah anggur digemari banyak orang. Selain itu, buah ini juga mengandung banyak vitamin yang baik untuk kesehatan tubuh. Namun, sejumlah penelitian mengungkapkan bahwa buah anggur tak hanya bisa dimakan tapi juga digunakan sebagai masker.

Salah satu manfaatnya adalah untuk mengurangi tanda penuaan, yaitu keriput di wajah hingga mengenyalkan kulit. Seperti diketahui, garis-garis halus di wajah bisa mengurangi nilai penampilan seseorang. Kondisi ini pun kerap terjadi pada area mata, garis senyum, dahi hingga leher.

Lalu bagaimana cara membuat masker anggur?

A. Ambil satu buah anggur dan potong menjadi dua bagian. Gunakan ½ bagian anggur yang sudah dipotong tadi dan oleskan pada wajah secara merata. Selanjutnya diamkan selama semalam dan bilas hingga bersih. Untuk hasil yang maksimal, gunakan masker selama tiga kali dalam satu minggu.

B. Selain cara tersebut, Anda juga bisa membuat masker anggur dengan cara lain, yakni menggunakan tiga sampai empat buah anggur dan satu buah kiwi berukuran kecil. Giling buah anggur dan kiwi hingga halus. Aplikasi sari buah tersebut ke wajah secara merata dan diamkan selama 30 menit lalu bilas hingga bersih. Anda pun bisa melakukan masker ini dua kali dalam satu minggu.

6. Kiwi

Manfaat buah kiwi dapat beragam mulai dari dikonsumsi secara langsung hingga diolah menjadi berbagai makanan dan minuman. Rasanya yang segar membuat kiwi dapat dengan mudah dipadukan dengan aneka santapan sehat lain, seperti dijadikan bagian dari salad, campuran yoghurt, pemanis es krim, smoothies, selai, taburan piza, oatmeal, cake, kue, jus, hingga puding.

Pada tiap 100 gram buah kiwi emas yang mentah, terdapat sekitar 60 kilo kcal energi, 14 gram karbohidrat, serat diet 2 gram, dan 0,5 gram lemak. Jangan lupa masih ada kumpulan vitamin, mulai dari B1, B2, B3, B5, B6, B9, vitamin C, E, K, zat besi, kalsium, magnesium, fosfor, kalium, serta natrium.

Inilah mengapa manfaat buah kiwi untuk kesehatan manusia perlu diungkap lebih lanjut.

  • Di negara asalnya, Tiongkok, manfaat buah kiwi lebih sering berperan sebagai obat atau vitamin untuk membantu wanita pada masa pemulihan pasca persalinan ataupun diberikan kepada anak-anak agar mereka bisa cepat tumbuh tinggi.
  • Oleh karena bebas lemak dan indeks glikemiknya tergolong rendah, kiwi dapat menjadi buah pilihan yang tepat dalam mengelola kadar gula darah.
  • Kiwi dikenal sebagai buah yang kaya vitamin C dan karotenoid, seperti provitamin A beta-karoten. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa kiwi adalah buah yang dapat membantu meringankan stres, melawan penuaan dini, dan mengembangkan sistem kekebalan tubuh. Vitamin C juga membantu penyerapan zat besi untuk gigi, tulang, dan pembuluh darah. Selain itu, biji kiwi juga bernutrisi, yaitu mengandung sekitar 62 persen asam alfa-linoleik dan asam lemak omega-3.
  • Kiwi kaya akan hormon serotonin. Hormon ini berperan dalam mendukung fungsi kardiovaskular dan pencernaan. Selain meningkatkan selera makan, serotonin membantu tidur menjadi terasa lebih nyenyak, meningkatkan daya ingat, memperbaiki mood, dan mendukung kemampuan fokus ketika belajar.
  • Buah kiwi mengandung magnesium yang berperan penting dalam meningkatkan level energi dengan memaksimalkan fungsi otot dan saraf. Kandungan magnesium dalam kiwi bahkan 20 persen lebih banyak dibandingkan kandungan di dalam pisang. Dalam hal penanganan penyakit, kiwi dapat membantu mengelola tekanan darah yang karenanya membantu mengurangi risiko stroke, batu ginjal, serta osteoporosis.
  • Kiwi kemungkinan dapat membantu meringankan gejala sesak napas pada anak. Hal ini setidaknya diungkapkan sebuah penelitian yang menemukan bahwa anak-anak yang mengonsumsi 5-7 kiwi dan sitrus tiap minggunya ternyata lebih jarang mengalami batuk dan bersin.
  • Buah kiwi mengandung zat fitokimia yang bernama lutein. Zat ini berguna untuk melindungi mata dari serangan radikal bebas dan membantu mencegah kebutaan akibat penuaan.
  • Di samping itu, manfaat buah kiwi juga berperan dalam pengolahan daging karena kiwi mentah mengandung aktinidain yang digunakan untuk membuat struktur daging menjadi empuk. Tetapi perlu diingat-ingat juga bahwa enzim ini bereaksi dengan protein dalam susu sehingga menjadikan kiwi mentah tidak tepat untuk digunakan pada makanan penutup yang mengandung susu, gelatin, atau produk olahan susu yang memerlukan waktu untuk disajikan. Namun, penting diketahui bahwa aktinidin juga dapat menyebabkan reaksi alergi pada sebagian orang, dengan gejala seperti mulut gatal dan nyeri.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.